
NGADA – Dalam rangka memperkuat mutu pendidikan tinggi dan menyongsong semester genap tahun akademik 2025/2026, STKIP Citra Bakti Ngada menggelar serangkaian kegiatan strategis pada Kamis, 12 Februari 2026, bertempat di kampus setempat. Agenda besar ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan, para dosen, serta pegawai STKIP Citra Bakti Ngada.
Kegiatan ini menegaskan komitmen institusi dalam penguatan penerapan Kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) yang secara resmi telah berlaku sejak Agustus 2025 lalu.
Sosialisasi SPMI: Landasan Mutu dan Akreditasi
Agenda pertama berfokus pada sosialisasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang dipaparkan oleh Kepala Unit PJM, Robertus Lili Bile, S.Pd., M.Or. Sosialisasi ini menitikberatkan pada standar bidang pendidikan sebagai acuan utama kerja dosen.
Tujuan dari sosialisasi ini adalah agar seluruh staf pengajar dapat menyusun perencanaan kerja yang berbasis pada standar mutu yang telah ditetapkan. Peran Unit PJM sangat krusial dalam memastikan seluruh proses pengajaran tidak hanya berjalan secara rutinitas, tetapi memenuhi indikator kinerja untuk peningkatan akreditasi institusi maupun program studi.
Apa itu SPMI?
Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) adalah sistem manajemen mutu yang dijalankan oleh perguruan tinggi secara mandiri untuk mengendalikan dan meningkatkan penyelenggaraan pendidikan tinggi secara berencana dan berkelanjutan.
FGD dan Penyamaan Persepsi Perangkat Perkuliahan
Agenda kedua dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) untuk semua Prodi terkait pelaksanaan perkuliahan untuk semester genap tahun 2026. FGD ini menjadi ruang bagi para dosen untuk menyamakan persepsi dalam mengembangkan perangkat pembelajaran.

Dengan diterapkannya kurikulum OBE, perangkat perkuliahan (seperti RPS dan instrumen penilaian) harus dirancang khusus untuk mencapai capaian pembelajaran (outcomes) tertentu, sehingga orientasi pendidikan beralih dari sekadar menuntaskan materi menjadi penguasaan kompetensi mahasiswa.
Mengenal Kurikulum OBE (Outcome-Based Education)
Kurikulum OBE adalah pendekatan pendidikan yang berfokus pada keberhasilan mahasiswa dalam mendemonstrasikan kemampuan nyata setelah proses pembelajaran selesai. Fokus utamanya adalah pada hasil (output) dan dampak (outcome) lulusan di dunia kerja.
Arahan Ketua STKIP Citra Bakti
Dalam arahannya, Ketua STKIP Citra Bakti Ngada, Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini adalah langkah krusial untuk memastikan seluruh komponen sivitas akademika bergerak searah demi kualitas lulusan.
“Kita mengharapkan bahwa dalam proses ini, semua dosen mengembangkan perangkat perkuliahan sesuai dengan standar dan sesuai dengan keinginan OBE yang kita miliki. Ini bukan sekadar urusan administratif, tapi tentang memastikan kualitas lulusan kita benar-benar kompeten,” tegas Dr. Dek Ngurah.
Melalui sinergi antara pimpinan, Unit PJM, dan staf pengajar, STKIP Citra Bakti Ngada optimis dapat mencetak lulusan yang berkualitas, berdaya saing, serta siap menghadapi tantangan global melalui sistem pendidikan yang terstandar.




2 Comments
Semoga terus bertumbuh dan bermutu