
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melaksanakan kegiatan Kuliah Praktisi Mata Kuliah Kurikulum SD bagi mahasiswa semester II pada tanggal 18–20 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Senin hingga Rabu tersebut difokuskan pada implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.
Kuliah praktis ini menghadirkan praktisi pendidikan dasar, Leonardus Lobo,S.Pd sebagai narasumber utama yang membagikan pengalaman dan praktik nyata terkait penerapan Kurikulum Merdeka di SD.
Kegiatan ini didampingi oleh dosen pengampu mata kuliah, Ermelinda Yosefa Awe, S.sos, M.Pd
Setelah mahasiswa memperoleh teori terkait kurikulum dalam perkuliahan, melalui kegiatan kuliah praktisi ini mahasiswa diberikan pemahaman yang lebih konkret mengenai implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menyelaraskan antara teori dan praktik, khususnya sebelum mahasiswa memasuki mata kuliah pembelajaran di SD pada semester-semester berikutnya.
Berbagai materi praktisi yang diberikan meliputi pemahaman capaian pembelajaran (CP), tujuan pembelajaran (TP), penyusunan modul ajar, asesmen pembelajaran, pembelajaran berdiferensiasi, serta pelaksanaan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SD. Mahasiswa juga memperoleh gambaran nyata mengenai tantangan dan strategi implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan pengalaman langsung praktisi di lapangan.
Sebagai mahasiswa semester II, peserta kuliah praktisi belum sepenuhnya berada pada tahap penerapan proses pembelajaran secara langsung di kelas. Oleh karena itu, kegiatan ini lebih diarahkan pada penguatan pemahaman awal, observasi, dan pengenalan praktik implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar sebagai bekal akademik dan profesional mahasiswa.
Pada akhir kegiatan, mahasiswa diberikan tagihan Ujian Akhir Semester (UAS) berupa observasi lapangan terkait implementasi Kurikulum Merdeka di SD. Melalui observasi tersebut, mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi secara langsung pelaksanaan kurikulum di sekolah, mulai dari perangkat pembelajaran, proses belajar mengajar, asesmen, hingga penerapan pembelajaran yang berpusat pada peserta didik.
Mahasiswa semester II PGSD tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Diskusi interaktif, pemaparan pengalaman praktisi, dan arahan observasi lapangan memberikan wawasan baru bagi mahasiswa mengenai realitas implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Dasar.
Melalui kegiatan kuliah praktisi ini, diharapkan mahasiswa PGSD memiliki kesiapan awal dan pemahaman yang lebih baik mengenai implementasi Kurikulum Merdeka, sehingga mampu menjadi calon guru sekolah dasar yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi dinamika pendidikan di masa depan.




