
HMPS PGSD STKIP Citra Bakti menggelar kegiatan Elementary School Competition IX pada Sabtu, 16 Mei 2026. Kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (HMPS PGSD) ini merupakan program wajib yang rutin dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar.
Pada tahun ini, Elementary School Competition (ESC) mengusung tema “Penguatan Literasi dan Numerasi dalam Membangun Kompetensi Siswa Sekolah Dasar.” Kompetisi tersebut mempertandingkan lima mata pelajaran tingkat sekolah dasar, yakni IPA, Matematika, IPS, Bahasa Indonesia, dan PKN. Para peserta diberikan soal berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills) yang dirancang untuk melatih kemampuan berpikir kritis dan analitis siswa.
Kompetisi dibagi ke dalam tiga level, yaitu Level 1 untuk siswa kelas 3, Level 2 untuk siswa kelas 4, dan Level 3 untuk siswa kelas 5 sekolah dasar. Seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara matang oleh panitia HMPS PGSD yang didampingi langsung oleh dosen Program Studi PGSD. Struktur kepanitiaan terdiri atas ketua panitia, sekretaris, bendahara, seksi kesekretariatan, seksi soal, seksi juknis, seksi humas, seksi P3K, seksi konsumsi, seksi perlengkapan, seksi acara, dan seksi keamanan. Demi menyukseskan kegiatan tersebut, panitia juga melaksanakan empat kali rapat persiapan.
ESC IX tahun ini berlangsung semakin meriah karena tidak hanya melibatkan sekolah-sekolah dasar dari Kabupaten Ngada, tetapi juga diikuti oleh sekolah dari Kabupaten Nagekeo, dan Kabupaten Ende. Sebanyak 29 sekolah dasar turut berpartisipasi dalam kompetisi ini, di antaranya SDK Santa Ursula Ende, SDN Roja 1, SDK Onekore 1, SDN IPI, SD Negeri Ende 5, SDK St. Theresia Ende 3, SDI Danga, SDK Kisanata, UPTD SDI Bajawa, UPTD SDI Lebijaga, UPTD SDN Watutura, UPTD SDN Waturutu, SDK Ngedukelu, SD Kristen Generasi Unggul Bajawa, UPTD SDI Bobou, UPTD SDI Turekisa, SDK Mangulewa, SDK Rakalaba, UPTD SDI Waruwaja, SDK Mataloko, UPTD SDI Malanuza, SD Citra Bakti, UPTD SDI Tarawaja, UPTD SDI Warikeo, UPTD SDN Hedhazita, UPTD SDI Namut, UPTD SDI Maronggela, UPTD SDI Wue, dan UPTD SDN Koeloda.
Total peserta yang mengikuti kompetisi mencapai 202 siswa dengan didampingi oleh 72 guru pendamping. Melalui kegiatan ini, HMPS PGSD STKIP Citra Bakti berharap dapat meningkatkan semangat belajar, kemampuan literasi dan numerasi, serta daya saing siswa sekolah dasar di wilayah Flores dan sekitarnya.

Kegiatan Elementary School Competition (ESC) Ke-IX yang diselenggarakan oleh HMPS PGSD STKIP Citra Bakti berlangsung meriah dan penuh semangat. Seluruh peserta menunjukkan antusiasme tinggi sejak awal kegiatan yang dimulai dengan proses check in pada pukul 08.00 WITA. Para peserta tampak siap dan bersemangat untuk mengikuti setiap rangkaian perlombaan.
Pada pukul 09.00 WITA, kegiatan resmi dibuka melalui seremoni pembukaan. Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Rosvita Mardi, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Plt. Ketua STKIP Citra Bakti, Konstantinus Dua Dhiu, S.H., M.Pd., yang sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir serta memberikan dukungan penuh kepada para peserta agar dapat mengikuti kompetisi dengan percaya diri dan sportivitas tinggi.
Rangkaian acara pembukaan ditutup dengan penyerahan piala bergilir kepada panitia dan ketua HMPS PGSD dari SDI Danga sebagai juara umum ESC tahun sebelumnya.

Memasuki sesi perlombaan, peserta mengikuti babak penyisihan berdasarkan level masing-masing. Pada tahap ini, peserta diberikan waktu pengerjaan selama 120 menit untuk menyelesaikan 50 soal pilihan ganda. Seluruh peserta tampak fokus dan percaya diri dalam mengerjakan soal-soal yang diberikan.
Berdasarkan hasil babak penyisihan, masing-masing level menetapkan 15 peserta terbaik untuk melaju ke babak final. Dengan demikian, total sebanyak 45 peserta berhasil lolos ke tahap final, yang terdiri atas 15 peserta Level 1, 15 peserta Level 2, dan 15 peserta Level 3.
Selanjutnya, para finalis diarahkan menuju ruang ujian untuk mengikuti babak final. Pada tahap ini, peserta diberikan waktu 60 menit untuk menyelesaikan 10 soal uraian sesuai level masing-masing.

Setelah seluruh rangkaian perlombaan selesai, panitia mengumumkan para pemenang ESC Ke-IX. Untuk Level 1, Juara 1 diraih oleh Giorgio Emmanuel Tanudjaja dari SDK Santa Ursula Ende, Juara 2 diraih Agnesteodora Garneta Paba Pati dari SD Kristen Generasi Unggul, dan Juara 3 diraih Barbara Giselle Mare dari SDK Santa Ursula Ende.
Pada Level 2, Juara 1 diraih Albert David Djawa Meka dari SDK Kisanata, Juara 2 diraih Maria Kimi Bailena dari SDI Danga, dan Juara 3 diraih Pricilia Nathania Yocelin Keli.
Sementara itu, pada Level 3, Juara 1 diraih Germana Nicole Montiero dari SDK Santa Ursula Ende, Juara 2 diraih Elisabeth Gratia Nadu dari SDK Santa Ursula Ende, dan Juara 3 diraih Maria Clarista W. Toyo dari UPTD SDI Waturutu.
Para peserta yang juara memperoleh piala dan sertifikat beserta uang pebinaan. Pendamping dan semua peserta mendapatkan serifikat.
Adapun gelar Juara Umum ESC Ke-IX berhasil diraih oleh SDK Santa Ursula Ende dengan perolehan nilai tertinggi, yaitu 90 poin. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena SDK Santa Ursula Ende merupakan sekolah asal Kabupaten Ende yang baru pertama kali mengikuti Elementary Science Competition yang diselenggarakan oleh HMPS PGSD STKIP Citra Bakti.

Panitia pelaksana berharap kegiatan ESC dapat terus menjadi wadah bagi siswa-siswi sekolah dasar untuk mengembangkan kemampuan akademik serta menumbuhkan semangat berkompetisi secara sehat, sportif, dan percaya diri. Selain itu, melalui kegiatan ini diharapkan dapat lahir generasi muda yang berprestasi, kreatif, dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi.




