Home / Update / Antusiasme Mahasiswa Hadiri Kuliah Umum Bersama Dosen Universitas Muhammadiyah Kupang

Antusiasme Mahasiswa Hadiri Kuliah Umum Bersama Dosen Universitas Muhammadiyah Kupang

Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti menggelar kuliah umum dengan Guest Lecture. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan wawasan para mahasiswa dan pengembangan soft skill mereka. Dalam kuliah umum kali ini, Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Citra Bakti mengambil tema “Fostering Collaboration and Sharing Experiences to Improve the Quality of Education in Line with Current Developments”.

Kuliah umum tersebut dilaksanakan di Aula Kampus STKIP Citra Bakti pada Selasa (20/01/2026). Dalam kegiatan ini, STKIP Citra Bakti menghadirkan 3 narasumber Dosen dari Universitas Muhammadiyah Kupang yang telah bekerjasama dengan STKIP Citra Bakti. Ketiga narasumber tersebut yaitu 1. Sunimbar, M.Pd dengan memberikan materi tentang literasi bencana alam,  2. Uslan, Ph.D dengan materi tentang Pengembangan karakter anak usia sekolah dasar melalui pembelajaran mendalam yang bermakna dan berkesadaran, dan 3. Ahmad Yani, M.Sc dengan materi tentang Implementasi Koding dan AI di sekolah dasar.

Dalam kegiatan kuliah umum tersebut Ketua STKIP Citra Bakti, Dr. Dek Ngurah Laba Laksana, M.Pd membuka kegiatan kuliah umum dan sekaligus memperkenalkan para narasumber mengenai prestasi yang telah diraih di Universitas Muhammadiyah Kupang. Selain itu, beliau juga menjelaskan bahwa kuliah umum tersebut merupakan salah satu bagian dari pengembangan soft skill mahasiswa. Apalagi UMK Kupang sebagai salah satu kampus swasta terbaik di NTT yang memiliki jumlah mahasiswa cukup banyak khususnya Prodi PGSD. Pada kegiatan kuliah umum ini, diikuti seluruh mahasiswa program studi PGSD yang berjumlah 487 orang mahasiswa, terlibat aktif dan berani berinteraktif kepada narasumber dalam sesi diskusi. Ketiga Narasumber membahas Penguatan Pendidikan Dasar melalui Literasi, Karakter, dan Teknologi. Kegiatan peningkatan mutu pendidikan menghadirkan tiga narasumber kompeten yang membahas isu strategis dalam pendidikan sekolah dasar, meliputi literasi bencana, penguatan karakter, serta pemanfaatan teknologi digital. Dalam kegiatan kuliah umum ini, hadir pula seluruh Dosen selingkup STKIP Citra Bakti terkhusus seluruh dosen Program Studi PGSD STKIP Citra Bakti. Kegiatan kuliah umum ini, dipandu oleh ibu Maria Desidaria Noge, M.Pd selaku moderator dalam sesi kuliah umum.

Narasumber pertama, Sunimbar, M.Pd, menyampaikan materi tentang literasi bencana alam. Ia menekankan pentingnya membekali peserta didik dengan pemahaman dasar mengenai jenis-jenis bencana, mitigasi, serta langkah penyelamatan diri sejak dini. Menurutnya, literasi bencana di sekolah dasar dapat menumbuhkan kesadaran, kesiapsiagaan, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selanjutnya, Uslan, Ph.D memaparkan materi mengenai pengembangan karakter anak usia sekolah dasar melalui pembelajaran mendalam yang bermakna dan berkesadaran. Ia menjelaskan bahwa pembelajaran yang berorientasi pada pengalaman nyata dan refleksi mampu membentuk karakter positif seperti tanggung jawab, empati, dan kerja sama, sekaligus meningkatkan kesadaran diri peserta didik dalam proses belajar.

Sementara itu, narasumber ketiga, Ahmad Yani, M.Sc, membahas implementasi koding dan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di sekolah dasar. Ia menyampaikan bahwa “pengenalan koding dan AI sejak dini bertujuan untuk mengembangkan kemampuan berpikir komputasional, kreativitas, serta kesiapan peserta didik menghadapi perkembangan teknologi di masa depan. Melalui kegiatan ini, diharapkan pendidik dapat mengintegrasikan literasi, penguatan karakter, dan teknologi secara seimbang guna meningkatkan mutu pendidikan yang relevan dengan perkembangan terkini. Mahasiswa punya peran penting sebagai agen perubahan, sehingga disini mahasiswa memiliki hak untuk menentukan arah Pendidikan di Indonesia akan seperti apa besok. Apakah akan seperti hari ini ataukah akan ada perubahan. Itu kuncinya ada di mahasiswa besok,” ungkapnya.

Secara utuh, ketiga materi tersebut membentuk satu kesatuan yang harmonis: literasi bencana membangun kesadaran dan kepedulian, pembelajaran mendalam menumbuhkan karakter dan kesadaran diri, serta koding dan AI mengembangkan kompetensi abad ke-21. Ketiganya bermuara pada tujuan yang sama, yaitu membentuk peserta didik sekolah dasar yang berkarakter kuat, adaptif, dan siap menghadapi dinamika kehidupan serta perkembangan zaman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *