
SMPS St. Yohanes Berkhmans Mataloko. SMP Citra Bakti
Program Studi Pendidikan IPA STKIP Citra Bakti melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) Magang Mahasiswa di sekolah-sekolah mitra pada 9–12 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan tahapan penting dalam pelaksanaan program Magang MBKM mahasiswa Pendidikan IPA setelah kegiatan pembekalan yang dilaksanakan pada 26–27 Februari 2026 serta penerjunan mahasiswa ke sekolah mitra pada 9 Maret 2026.
Kegiatan FGD dilaksanakan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) bersama pihak sekolah mitra, guru pamong, serta mahasiswa peserta magang. FGD bertujuan untuk menyamakan persepsi mengenai pelaksanaan program magang serta menyusun rencana kerja mahasiswa selama mengikuti kegiatan magang di sekolah.
Program magang tahun akademik 2025/2026 diikuti oleh 21 mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA yang ditempatkan di enam sekolah mitra, yaitu SMP Citra Bakti, SMPS St. Yohanes Berkhmans Mataloko, SMP Negeri 1 Bajawa, SMP Negeri 2 Bajawa, SMPS Katolik Kotagoa Boawae, dan SMP St. Clemens Boawae.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa dibimbing oleh tiga dosen pembimbing lapangan yang mendampingi kegiatan magang di masing-masing sekolah. Maria Yuliana Kua, S.Pd., M.Pd membimbing mahasiswa yang melaksanakan magang di SMP Citra Bakti (6 mahasiswa) dan SMPS St. Yohanes Berkhmans Mataloko (3 mahasiswa). Fransiskus Xaverius Dolo, S.Pd., M.Pd membimbing mahasiswa di SMP Negeri 1 Bajawa (3 mahasiswa) dan SMP Negeri 2 Bajawa (3 mahasiswa). Sementara itu, Afrianus Gelu, S.Si., M.Pd mendampingi mahasiswa yang melaksanakan magang di SMPS Katolik Kotagoa Boawae (3 mahasiswa) dan SMP St. Clemens Boawae (3 mahasiswa).
Dalam kegiatan FGD, dosen pembimbing lapangan memberikan penjelasan mengenai konsep magang sebagai pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) di lingkungan sekolah. Mahasiswa tidak berperan sebagai pengajar utama, melainkan sebagai asisten akademik yang belajar langsung dari praktik profesional guru di sekolah mitra. Melalui keterlibatan tersebut mahasiswa diharapkan dapat memahami secara langsung bagaimana guru mengelola pembelajaran IPA, melaksanakan praktikum, mengelola laboratorium, serta membina prestasi siswa di bidang sains.

SMPN 2 Bajawa SMPN 1 Bajawa

SMPS Katolik Kotagoa SMP St. Clemens Boawae
Dalam sesi diskusi, peserta FGD membahas tiga fokus utama kegiatan magang mahasiswa Pendidikan IPA, yaitu Asisten Laboratorium, Asisten Peneliti, dan Pendamping Kompetisi IPA. Ketiga fokus kegiatan tersebut merupakan konversi dari 20 SKS program magang yang dilaksanakan selama periode Maret hingga Agustus 2026. Pada fokus Asisten Laboratorium, diskusi diarahkan pada kondisi laboratorium IPA di sekolah serta kebutuhan pengelolaan administrasi praktikum. Mahasiswa diharapkan dapat membantu dalam penyusunan dokumen pengelolaan laboratorium, klasifikasi alat praktikum, penyusunan SOP penggunaan alat, hingga pengembangan media atau alat peraga praktikum.
Pada fokus Asisten Peneliti, diskusi difokuskan pada identifikasi permasalahan pembelajaran IPA yang dihadapi sekolah dan dapat dijadikan sebagai topik penelitian mahasiswa. Selain itu, juga disepakati mekanisme observasi, wawancara, serta jadwal pengambilan data penelitian yang tidak mengganggu proses kegiatan belajar mengajar.
Sementara itu, pada fokus Pendamping Kompetisi IPA, peserta FGD mendiskusikan kesiapan sekolah untuk mengikuti Kompetisi IPA antar sekolah mitra yang akan diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan IPA. Dalam kegiatan ini mahasiswa akan berperan sebagai pendamping siswa dalam proses pembinaan lomba yang meliputi tes tertulis, praktikum, serta presentasi hasil praktikum.
Hasil dari kegiatan FGD ini adalah tersusunnya draft rencana kerja magang mahasiswa di setiap sekolah mitra, yang mencakup fokus kegiatan mahasiswa, jadwal kegiatan mingguan, serta target luaran yang akan dihasilkan selama program magang berlangsung. Beberapa luaran yang diharapkan antara lain dokumen pengelolaan laboratorium, media pembelajaran IPA, data penelitian pendidikan IPA, serta modul pembinaan kompetisi IPA.
Melalui pelaksanaan FGD ini, Program Studi Pendidikan IPA STKIP Citra Bakti berharap program magang mahasiswa dapat berjalan secara terarah, kolaboratif, dan memberikan manfaat bagi mahasiswa, sekolah mitra, serta pengembangan kualitas pembelajaran IPA di sekolah.



