
Malang – Kompetisi Cakra Guru PGSD Vol. 2 Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang sukses digelar dengan melibatkan mahasiswa S1 PGSD/PGMI dari seluruh Indonesia . Ajang bergengsi ini menghadirkan enam cabang lomba, yakni Modul Ajar, Microteaching, Media Pembelajaran Digital, Media Pembelajaran Non-Digital, Konten Kreator Pendidikan, dan Orasi Pendidikan yang dilakukan secara daring. Pendaftaran karya dibuka secara daring mulai 28 Februari hingga 11 April 2026 dan diikuti oleh ratusan perguruan tinggi di Indonesia. Peserta yang turut ambil bagian adalah mahasiswa Program Studi PGSD STKIP Citra Bakti Ngada diantaranya Rayneldis Fono, Maria Valentina Nau, Damianus Febriano Tasik Tonda dan Mariana Trisanti, yang berkompetisi pada cabang lomba Orasi Pendidikan.
Dalam persiapannya, mahasiswa didampingi oleh dosen pembimbing, Bapak Prisko Yanuarius Djawaria Pare, S.H., M.H., serta mendapat dukungan penuh dari bapak ibu dosen dari prodi PGSD dan Plt. Ketua STKIP Citra Bakti, Bapak Konstantinus Dua Dhiu, S.H., M.Pd. Setelah melalui tahap pengumpulan karya hingga 11 April 2026, proses penilaian oleh dewan juri berlangsung pada 12–17 April 2026. Hasilnya diumumkan pada 18 April 2026, di mana STKIP Citra Bakti Ngada berhasil masuk sebagai finalis Orasi Pendidikan dan bersaing dengan perguruan tinggi ternama lainnya, seperti Universitas Ngudi Waluyo, Universitas Negeri Surabaya, Universitas Lampung, dan Universitas Pendidikan Indonesia.

Memasuki babak final, para peserta diwajibkan mengumpulkan bahan presentasi berupa PowerPoint sebagai bentuk pertanggungjawaban atas orasi yang telah disampaikan, yang dikumpulkan pada 29 April 2026. Babak final dilaksanakan secara daring pada 30 April 2026, dimulai pukul 08.00 WIB dengan opening ceremony yang dipandu oleh panitia. Selanjutnya, para finalis ditempatkan di ruang virtual sesuai cabang lomba masing-masing. Pada sesi presentasi Orasi Pendidikan, perwakilan STKIP Citra Bakti Ngada, Maria Valentina Nau dan Damianus Febriano Tasik Tonda, tampil memaparkan karya mereka dengan penuh percaya diri. Presentasi tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab bersama dewan juri yang merupakan dosen dari Universitas Negeri Malang.
Berdasarkan hasil penilaian akhir, mahasiswa STKIP Citra Bakti Ngada berhasil meraih Juara 2 pada cabang lomba Orasi Pendidikan. Prestasi ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi dan membuktikan bahwa mahasiswa daerah mampu bersaing di tingkat nasional.
Atas capaian tersebut, para peserta menyampaikan rasa syukur dan bangga dapat membawa nama STKIP Citra Bakti Ngada ke tingkat nasional. Mereka berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain, khususnya di Program Studi PGSD, untuk terus mengembangkan potensi, kreativitas, dan keberanian dalam berkompetisi.Selain itu, para peserta juga berharap agar ajang Kompetisi Cakra Guru PGSD dapat terus diselenggarakan secara berkelanjutan sebagai wadah pengembangan kompetensi calon guru sekolah dasar di Indonesia. Mereka menilai kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meningkatkan kualitas berpikir kritis, kemampuan komunikasi, serta inovasi dalam dunia pendidikan.
Ke depan, mereka berkomitmen untuk terus belajar dan berkontribusi dalam menciptakan pendidikan yang lebih baik, serta menginspirasi generasi muda untuk berperan aktif dalam memajukan dunia pendidikan di Indonesia.



