Home / Update / Mencetak Pelatih Muda Profesional: 65 Mahasiswa PJKR Jalani Pembekalan Intensif Sebelum Terjun ke 20 Titik Magang

Mencetak Pelatih Muda Profesional: 65 Mahasiswa PJKR Jalani Pembekalan Intensif Sebelum Terjun ke 20 Titik Magang

NGADA – Langkah strategis diambil untuk meningkatkan kualitas instruktur olahraga di tingkat sekolah dan klub. Sebanyak 65 mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) kini tengah menjalani rangkaian Pelatihan Kepelatihan intensif. Program ini merupakan syarat mutlak bagi mahasiswa sebelum diterjunkan langsung untuk menjalani masa magang di berbagai wilayah di Flores.

Fokus Kompetensi: Futsal, Voli, dan Sepak Bola

Dalam sesi pembekalan ini, para mahasiswa tidak hanya diberikan teori dasar di dalam kelas, tetapi juga simulasi lapangan yang ketat. Materi utama difokuskan pada tiga cabang olahraga populer, yaitu Futsal, Bola Voli, dan Sepak Bola, ditambah dengan penguatan materi Kepelatihan Dasar.

Untuk memastikan efektivitas belajar, mahasiswa dibagi ke dalam tiga kelas pelatihan berdasarkan minat spesifik mereka. Hal ini dilakukan agar setiap mahasiswa dapat mendalami teknik kepelatihan yang paling sesuai dengan bakat dan aspirasi karier mereka di masa depan.

Dosen PJKR, Yanuarius Rikardus Natal, M.Or., juga menekankan bahwa pelatihan ini adalah jembatan krusial antara teori di bangku kuliah dengan realitas di lapangan. Beliau menyatakan bahwa kesiapan mental dan teknis adalah kunci keberhasilan magang.

“Kami ingin memastikan bahwa ketika mahasiswa tiba di lokasi magang, mereka bukan hanya datang sebagai pengamat, tetapi sebagai instruktur yang kompeten. Melalui pelatihan kepelatihan ini, mereka dibekali standar kepelatihan modern agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan atlet usia dini di sekolah maupun di SSB,” ujar Yanuarius Rikardus Natal.

Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran pemateri yang sudah berkualifikasi dalam pelatihan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki standar operasional yang baku sesuai dengan aturan cabang olahraga masing-masing.

Sebaran 20 Lokasi di Ngada, Nagekeo, dan Ende

Pasca pelatihan, para mahasiswa akan segera bertolak ke 20 lokasi strategis yang telah ditetapkan. Distribusi penempatan mencakup tiga kabupaten utama:

  1. 16 Sekolah (SMP dan SMA): Tersebar luas di Kabupaten Ngada, Nagekeo, dan Ende.
  2. 4 Sekolah Sepak Bola (SSB): Terdiri dari 2 SSB di Kabupaten Ngada dan 2 SSB di Kabupaten Ende.

Respon dari pihak mitra sangat menggembirakan. Seluruh SMP dan SMA yang terlibat menyatakan antusiasme tinggi dalam menyambut kehadiran para mahasiswa. Pihak sekolah berharap program ini dapat menyegarkan kembali kegiatan ekstrakurikuler olahraga dan membantu guru-guru olahraga setempat dalam membina prestasi siswa.

Seluruh rangkaian kegiatan magang dan pendampingan lapangan ini dijadwalkan akan berlangsung hingga 14 Juni mendatang. Dengan pembekalan yang matang, diharapkan muncul bibit-bibit pelatih muda yang mampu menghidupkan ekosistem olahraga yang lebih kompetitif dan profesional di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *