
Semangat sportivitas membara di lapangan bola voli Kampus STKIP Citra Bakti (CBN) Ngada. Sejak Jumat, 30 Januari 2026, puluhan siswi dari berbagai SMP dan SMA di wilayah Kabupaten Ngada dan sekitarnya berkumpul untuk unjuk kebolehan dalam kegiatan Sparing Voli Putri.
Bukan sekadar ajang olahraga biasa, kegiatan ini merupakan inisiatif kreatif mahasiswa Semester 3 STKIP Citra Bakti sebagai bagian dari pemenuhan nilai Ujian Akhir Semester (UAS) untuk mata kuliah Perwasitan Bola Voli.
Ujian Nyata Bagi Calon Wasit Muda
Selama tiga hari pelaksanaan (30 Januari – 1 Februari 2026), para mahasiswa tidak hanya duduk di bangku kuliah, melainkan terjun langsung sebagai pengadil di lapangan. Dengan sistem rotasi per kelompok di setiap set pertandingan, para mahasiswa ditantang untuk menerapkan teori perwasitan yang telah mereka pelajari ke dalam situasi pertandingan yang sesungguhnya.
Kegiatan ini diikuti oleh sekolah-sekolah bergengsi, di antaranya:
- Tingkat SMP: SMP Supra Mataloko, SMP Citra Bakti, SMPN 1 Golewa, SMP Satap 2 Golewa Selatan.
- Tingkat SMA: SMA We’re, SMA Citra Bakti, SMAFIX Boawae, dan SMAN Golewa Selatan.
Cerita dari Balik Lapangan: Perjuangan yang panjang
Di balik riuhnya sorak sorai penonton, terselip kisah haru dari para peserta. Marsya Jawa, siswi dari SMPN 1 Golewa Barat (Spensa Golbar), membagikan perjuangan timnya yang hampir kehilangan arah sebelum bertanding.
”Kami latihan fisik setiap hari, sangat lelah karena kami juga bersiap untuk turnamen lain. Kendala terbesar kami adalah saat pelatih utama sempat ingin berhenti melatih. Kami harus merayu Coach agar tetap bersama kami,” ungkap Marsya dengan penuh semangat.
Ia menambahkan bahwa bermain di kampus CBN memberikan pengalaman yang sangat menyenangkan bagi timnya. Marsya berharap kegiatan ini rutin dilakukan agar bakat-bakat muda bisa terpantau dan mendapatkan peluang beasiswa melalui jalur prestasi.
Apresiasi dan Masukan dari Guru Pendamping
Dukungan senada datang dari Thomas Aquino Nono, guru pendamping dari SMP Supra Mataloko. Meski mengapresiasi tinggi inisiatif mahasiswa, ia mencatat beberapa tantangan teknis seperti keterlambatan informasi yang berdampak pada transportasi dan singkatnya waktu persiapan stamina siswa.
”Kegiatan ini sangat bagus untuk melatih daya juang anak-anak. Harapan kami ke depan, jangan hanya sebatas sparing, tapi buatlah turnamen resmi tingkat SMP agar anak-anak lebih termotivasi meraih penghargaan,” ujar Thomas.
Menuju Masa Depan Atletik Ngada
Ketua Panitia pelaksana menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah awal untuk menjembatani antara akademis kampus dengan pengembangan bakat lokal. Melalui koordinasi yang lebih baik di masa depan, STKIP Citra Bakti berkomitmen untuk terus menjadi wadah perkembangan olahraga di NTT.
Pertandingan yang dimulai pukul 08.00 WITA setiap harinya ini berhasil membuktikan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi dan sekolah menengah mampu menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan positif bagi generasi muda.




2 Comments
Mantap
STKIP Citra Bakti Prodi PJKR Terbaik