Bajawa– Sebanyak 30 mahasiswa STKIP Citra Bakti resmi dilepas oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Ketua STKIP Citra Bakti untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Gerakan NTT Tuntas Stunting dan Kemiskinan (GENTASKIN). Program yang merupakan hasil kolaborasi Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah XV bersama sejumlah perguruan tinggi di Provinsi Nusa Tenggara Timur ini akan berlangsung selama kurang lebih dua bulan dengan fokus pada pemberdayaan masyarakat di berbagai daerah sasaran.
Peserta KKNT GENTASKIN STKIP Citra Bakti berasal dari enam program studi, yakni Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR), Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), Pendidikan Musik, Pendidikan Matematika, dan Pendidikan IPA. Seluruh mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian di beberapa wilayah di Pulau Flores, meliputi Adonara, Flores Timur, Nagekeo, Elar, Elar Selatan, dan Ranamese.
Dalam sambutannya, Plt. Ketua STKIP Citra Bakti Bapak Konstantinus Dua Dhius, SH.,M.Pd menegaskan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam Program KKNT GENTASKIN merupakan bentuk nyata komitmen institusi dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral dan akademik untuk hadir di tengah masyarakat serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai persoalan pembangunan, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Keikutsertaan mahasiswa STKIP Citra Bakti dalam Program GENTASKIN merupakan bentuk kontribusi nyata kampus dalam merespons berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Nusa Tenggara Timur. Kami berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi, membangun kolaborasi dengan masyarakat, serta memberikan dampak positif melalui berbagai program yang dilaksanakan selama masa pengabdian,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan seluruh peserta agar menjaga nama baik almamater, menjunjung tinggi etika, menghormati adat dan budaya setempat, serta mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap aktivitas di lokasi penugasan.

Program KKNT GENTASKIN merupakan bagian dari sinergi antara LLDIKTI Wilayah XV dengan berbagai perguruan tinggi di Nusa Tenggara Timur dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa diberi kesempatan untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar secara langsung bersama masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan yang dihadapi di tingkat desa.
Selama kurang lebih dua bulan pelaksanaan program, mahasiswa akan berfokus pada berbagai kegiatan intervensi yang mencakup ketahanan pangan, pemenuhan gizi masyarakat, peningkatan derajat kesehatan, penguatan layanan pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. Berbagai program tersebut dirancang agar mampu memberikan manfaat nyata sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Afrianus Gelu, M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan KKNT GENTASKIN tidak hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi terutama dari sejauh mana mahasiswa mampu membangun kepercayaan, kemitraan, dan partisipasi aktif masyarakat dalam setiap program yang dijalankan.
Mahasiswa harus mampu hadir sebagai pendamping sekaligus penggerak masyarakat. Program yang dilaksanakan hendaknya disusun berdasarkan kebutuhan nyata di lapangan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang belajar untuk mengembangkan kepemimpinan, kemampuan komunikasi, kerja sama lintas disiplin ilmu, serta kepedulian sosial yang tinggi,” ungkap Afrianus Gelu.
Ia menambahkan bahwa pendekatan yang humanis, partisipatif, dan berbasis potensi lokal menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan program. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan, menghargai nilai-nilai budaya masyarakat, serta mengedepankan semangat kolaborasi dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan.
Keikutsertaan mahasiswa dari enam program studi menunjukkan komitmen STKIP Citra Bakti dalam membangun kolaborasi multidisiplin untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di masyarakat. Perpaduan kompetensi di bidang pendidikan, kesehatan, olahraga, seni, matematika, dan sains diharapkan mampu menghasilkan program-program yang inovatif, adaptif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di setiap lokasi penugasan.
Melalui Program KKNT GENTASKIN, STKIP Citra Bakti tidak hanya berupaya mencetak lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial, kemampuan memecahkan masalah, serta semangat pengabdian kepada masyarakat. Diharapkan, kehadiran para mahasiswa selama masa pengabdian mampu memberikan kontribusi nyata dalam mendukung percepatan penanganan kemiskinan ekstrem dan stunting sekaligus memperkuat pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Provinsi Nusa Tenggara Timur.





